Sabtu, 05 November 2011

1% di Dunia 99% di Akhirat


HIMPIN


Silaturahmi bersama Forum HIMPIN pada tanggal 23-25 September bersama para perwakilan pengurus BEM FTI, kawan-kawan dari HIMASIFO beserta Bpk.M.Irwan Afandi selaku Sekjur Sistem Informasi, dan Bpk.Novianto selaku dosen Sistem Informasi di Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama ALLAH (SPMAA) desa Turi kabupaten Lamongan. Disana banyak sekali pelajaran yang sangat menyentuh tentang kehidupan khususnya tentang sosial.
Menurut Gus Hafidh, Pembina Pondok Pesantren SPMAA, banyak manusia saat ini yang sudah terperangkap oleh sarang setan yang bersemayam didalam dada manusia. Mereka sudah terbawa oleh hawa nafsu yang kini kian membara. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi diantaranya faktor internal maupun eksternal yang membuat manusia lupa akan agamanya dan mementingkan dunia dari pada akhirat sehingga banyak manusia yang terlena akan kenikmatan dunia.“Allah telah memberikan 100 % kenikmatan yaitu 1% di dunia yang dinikmati oleh manusia, flora dan fauna dan 99 % kenikmatan itu ada di akhirat” ujar Gus Hafidh. Tapi mengapa saat ini manusia berlomba lomba untuk mendapatkan kenikmatan dunia tanpa memikirkan kenikmatan di akhirat.
          Disana juga telah membentuk suatu pergerakan yang dinamakan Himpunan Pemimpin Indonesia (HIMPIN). Tujuan di adakan HIMPIN ini salah satunya adalah membantu masyarakat yang tidak mampu dan mencari solusi dari permasalahan yang ada di masyarakat saat ini. Rencananya mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) akan melakukan pelatihan internet untuk guru TK dan petani yang ada di wilayah Lamongan dan Surabaya yang bekerja sama dengan Jurusan Sistem Informasi. Semoga wacana yang hanya segelintir ini bisa menggugah manusia untuk tidak terperangkap oleh kenikmatan di dunia dan mengutamakan kenikmatan di akhirat. Amien..Bismillah....

SEKOLAH RAKYAT

SDN Penjaringan 1 Sby

Adanya Program Kerja BEM FTI UPN “Veteran” Jatim khususnya dari Departement Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), maka dihari Sabtu pagi yang cerah tepatnya tgl 1 Oktober 2011 telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sekolah rakyat. “Tujuan diadakan kegiatan ini adalah supaya kita mahasiswa bisa terjun langsung untuk berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat khususnya dibidang pendidikan karena itulah fungsional kita sebagai mahasiswa yang sebenarnya dan sebagai langkah awal, kita memilih SDN Penjaringan 1 karena letaknya yang dekat dengan kampus UPN.” Ujar Dewy Adityawati selaku ketua pelaksana pengabdian masyarakat.
Sekitar 4 jam lamanya dari pukul 8 pagi hingga pukul 11 siang kawan-kawan mahasiswa FTI 2011 membimbing adik-adik kelas 3 dengan memberikan berbagai materi diantaranya membuat kerajinan tangan seperti pigora dari kardus bekas dan tempat pensil dari kaleng bekas. Selain itu, diberikan pula pembekalan menggambar dengan menggunakan aplikasi paint serta tanya jawab TTS bahasa inggris dan cerdas cermat matematika.
Pigora hasil karya anak-anak SD kelas 1
Saat tanya jawab cerdas cermat
Setiap materi yang kita berikan nantinya diperlombakan dan bagi yang mendapatkan point tertinggi akan mendapatkan hadiah. Begitu antusiasme para adik-adik mengikuti berbagai acara yang kita berikan karena mereka menyelesaikannya secara kelompok yang tiap kelompoknya berisi 5-6 orang anak dan didampingi oleh 2orang pembimbing dari mahasiswa 2011. ”Kami memilih teman-teman dari angkatan 2011 karena adanya rasa  antusiasme dari mereka terhadap Program Kerja BEM-FTI, sehingga merekalah yang kami tunjuk untuk membimbing adik-adik diSDN Penjaringan 1.” ucap Dewy Adityawati(TF/10).
Akhirnya tepat pukul 10.00 bel berdering menandakan jam sekolah telah usai namun adik-adik meminta untuk acara tetap dilanjutkan hingga pukul 11 siang.
“Walaupun capek tapi aku sangat senang, dan kalau bisa diadain terus acara seperti ini, karena kegiatan ini sama dengan kita membantu membangun generasi muda yang kreatif dan inovatif.” ucap Oki Andrivionata(TF/11) selaku pembimbing adik-adik SDN Penjaringan 1 Surabaya.